The Laker's X6… Everything, Everywhere, Everytime…

Tamatnya Kejahatan

Apakah kejahatan akan tamat (tidak berkesinambungan lagi) ataukah akan tetap ada selama-lamanya? Adakah Allah menjanjikan hidup kekal kepada orang jahat sama seperti kepada orang benar? Adakah Allah melakukan kesalahan jika Ia berkata: “Upah dosa adalah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup kekal dalam Yesus Kristus Tuhan kita.” Roma 6:23

Sebagian orang percaya bahwa kata neraka dalam Alkitab mempunyai arti sebagai suatu lautan api dimana jiwa orang-orang jahat dibuang kedalam laut dimana mereka akan dibakar sampai selama-lamanya. Benarkah?

Dalam Alkitap kehidupan manusia digambarkan bagaikan bayang-bayang atau uap yang segera berlalu. Manusia adalah fana (Ayub 4:17). Jika ia mencari kekekalan ia akan memperoleh kebakaan, itulah sebabnya menjadi nyata bahwa di dalam diri manusia sendiri tidak ada kebakaan secara alami. (Roma 2:7).

1.  Melalui siapa dan oleh apa hidup kekal dan tidak binasa itu dimungkinkan? 

“Dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak akan binasa.” II Timotius 1:10.

2. Adakah mereka yang menolak Injil memperoleh hidup kekal? 

Daud memberi jawaban yang jelas ketika ia berkata, “Tuhan menjaga semua orang yang mengasihiNya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakanNya.” Mazmur 145:20. Baca Amsal 13:9.

“Dan mengadakan balasan kepada mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mau mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatanNya.” II Tesalonika 1: 8,9.

3. Apakah mungkin jika Allah mengadakan  hukuman maka yang  Ia maksudkan bahwa orang-orang jahat akan tetap dihukum/disiksa  selama-lamanya? 

Mari kita lihat bagaimana Allah menggunakan kata-kata menghancurkan /memusnahkan (destroy) atau menghapus (LAI).. Ia berkata, “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal bahwa Aku telah menjadikan mereka.” Kejadian 6:7. Lebih lanjut Ia berkata: “Sebab….. Aku akan mengadakan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa dikolong langit; segala yang ada dibumi akan binasa.” Kejadian 6:17.  Jelaslah bahwa kehancuran total akan diberikan pada akhir hidup mereka. Hannya mereka yang ada di dalam bahteralah yang terus melanjutkan keturunan mereka.

4.. Apakah akibat dari adanya air bah? 

 “Lalu mati binasalah segala yang hidup, yang bergerak dibumi, burung-burung, ternak dan binatang liar dan segala binatang merayap, yang berkeriapan dibumi, serta semua manusia. Matilah segala yang ada nafas hidup dalam hidungnya segala yang ada didarat. Demikianlah dihapuskan Allah segala yang ada, segala yang ada di muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang melata dan burung-burung di udara, sehingga semuanya itu di hapuskan dari atas bumi; hanya Nuh yang tinggal hidup dan semua yang bersama-sama dengan dia dalam bahtra itu.”Kejadian 7:21-23. 

Catatan: Ketika Tuhan menggunakan kata-kata membinasakan untuk menyatakan pehukuman kepada orang-orang jahat yang Ia maksudkan sesuai dengan kata yang tertulis sebenarnya atau secara hurufiah.
Kata Ibrani bagi membinasakan adalah “machah” dalam Kejadian 6:7 dan berarti menghapuskan atau melenyapkan atau menghancurkan.

5. Apakah orang-orang jahat akan benar2 binasa atau tetap hidup terus dalam api neraka?

“Bahwa sesungguhnya hari Tuhan itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat pasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman Tuhan semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka…. Kamu akan menginjak-injak orang fasik sebab mereka akan menjadi abu dibawah telapak kakimu, pada hari yang Kusimpan itu, firman Tuhan semesta alam .” Maleaki 4:1,3. 

” Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.” Matius 10:28. 

Catatan : Disini kata Grika untuk neraka adalah Gehenna atau api Gehenna yang adalah merupakan suatu tempat kehancuran disebelah barat laut tembok Yerusalem. Ini adalah sebuah kota mati. Api tetap menyala dengan maksud untuk membakar habis semua kotoran. Bila kotoran sudah habis terbakar maka selesailah tugas api itu. Manusia tidak akan hidup dalam api karena api itu akan membakar mereka sampai musnah.

6. Akan adakah pehukuman untuk selamanya? 

Tidak. “Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar dalam hidup yang kekal.” Matius 25:46. Yesus mengatakan bahwa hukuman bagi orang-orang jahat merupakan tindakan selengkapnya. Itulah artinya kekal yaitu kekal dalam sifatnya. . 

Catatan : Tindakan penghukuman dimaksudkan untuk mengakhiri keberadaan/eksistensi orang-orang jahat. Mazmur 37: 9, 10: “Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menantikan Tuhan akan mewarisi negeri. Karena sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik; jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi.”

Mazmur 104:35 :”Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi, dan biarlah orang-orang fasik tidak ada lagi!” 

7. Apakah yang Paulus katakan tentang akhir dari mereka yang menjadi musuh-musuh salib Kristus?  

“Kesudahan mereka adalah kebinasaan.” Filipi 3:19.

8. Bagaimana dengan setan, apakah ia juga akan dibinasakan?
“Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapatkan bagian dalam keadaan mereka supaya, oleh kematianNya Ia memusnahkan dia yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.” Ibrani 2:14.

9. Apakah setan hidup kekal di neraka? Jika tidak, kapankah keberadaannya berakhir?

Di bawah gambaran raja Tirus, yang berikut menubuatkan tentang setan. “Dengan banyaknya kesalahan dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu maka Aku menyalakan api dari tanganmu yang akan makan habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu diatas bumi dihadapan semua yang melihatmu. Semua diantara bangsa-bangsa yang mengenal engkau kaget melihat keadaanmu. Akhir hidupmu mendahsyatkan lenyap selamanya engkau.” Yehezhiel 28:18, 19.

10.. Bagaimana lengkapnya kematian orang berdosa itu?

a. Orang-orang jahat akan dibinasakan. Mazmur 145 20; Mazmur 101:8; Mazmur 37:38; Mazmur 92:7; Amsal 13:13; Amsal 10:29; Pilipi 3:19; I Timotius 6:9; II Tesalonika 1:9.

b. Orang jahat akan binasa. Mazmur 37:20; Amsal 19:9; Lukas 13:20; II Tesalonika 2:10; II Petrus 2:12.

c. Orang-orang jahat akan dibakar. Matius 3:12; Matius 13:30; Ibrani 6:8; Maleaki 4:1,3.

d. Orang-orang jahat akan di hanguskan. Yesaya 1:28; Mazmur 37:20.

e. Orang-orang jahat akan dilahap api. Mazmur 21:9; Ibrani 10:27; Wahyu 20:9.

f. Mereka akan di hapuskan dari dunia ini. Mazmur 37:2,9,22,28,34,38; Yesaya 33:12; Amsal 2:22.

g. Orang-orang jahat akan dibinasakan sepenuhnya. Ibrani 10:39; II Petrus 3:7.

11. Apakah yang dimaksud dengan ulatnya tidak akan mati?
“Ditempat itu ulatnya tidak akan mati.” Markus 9:44. 

Catatan: Ketika Yesus berbicara tentang Gehenna orang banyak itu mengerti bahwa Dia berbicara tentang  lembah Hinnom yang menjadi tempat kebinasaan. Menurut sejarah zaman dulu itu menjadi lambang pehukuman, karena dilembah itu pehukuman ilahi ditimpakan kepada berhala-berhala mereka dan penyembahan-penyembahan berhala dari nenek moyang mereka. (Yeremia 7:32, 33)  Dimana api tidak dapat mematikan ulat-ulat itu. Ulat-ulat itu tidak disamakan dengan satu jiwa. Kata Gerika skolex, didalam contoh ini, berarti maggots. Sebagaimana api tidak dapat dipadamkan menunjukkan api itu tak terpadamkan oleh sebab masih ada sampah yang ditempatkan di sana setiap hari.

12.. Berapa lamakah, selama-lamanya itu? 

Tergantung konteksnya, kata “selama-lamanya” di dalam Alkitab dapat  diartikan satu kurun waktu tertentu bukan satu waktu yang tidak terbatas.
a. Filemon 15 mengatakan bahwa Onesimus diterima oleh Filemon untuk selama-lamanya, tetapi ketika ia meninggal ia tidak lagi menjadi hamba.
b. Ulangan 15:17 mengatakan tentang seorang hamba akan melayani tuannya untuk selama-lamanya; namun ini diakhiri sampai kematian hamba itu.
c. I Tawarikh 28:4 mengatakan bahwa Daud menjadi raja selama-lamanya, dan nampaknya kini dia hanya memerintah selama 40 tahun.
d. Yunus 2:6 mengatakan bahwa pengalaman Yunus di perut ikan dan Yunus mengatakan bahwa ia berada di sana selama-lamanya; tetapi Yesus mengatakan bahwa ia berada dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam. Matius 12:39, 40.

e. I Samuel 1:22 , Samuel tingga di rumah Allah selama hidupnya (Alkitab versi Inggris :for ever / selamnya).

Catatan: Jangka waktu selama-lamanya ditentukan oleh cara penggunaannya, dan jenis pokok permasalahan yang dimaksud. Jika kita menggunakan hal itu pada bidang kehidupan dan mengatakan bahwa Allah hidup selama-lamanya, dan orang saleh akan hidup selama-lamanya, maka yang kita maksudkan bahwa kehidupan mereka tidak akan berakhir karena Allah baka secara sifat dan orang-orang suci akan diberikan sifat kebakaan itu. 

Jikalau kita mengatakan bahwa orang-orang jahat dan Setan akan dibakar sampai mati, binasa dan tidak memperoleh hdiup kekal (I Yohanes 5: 12), maka tentunya tidaklah berarti suatu kondisi yang tidak akan pernah berakhir.

13. Bagian apakah dari tubuh manusia yang dilemparkan kedalam neraka?

“Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk kedalam hidup dangan tangan kudung dari pada dengan tangan utuh kedua tanganmu dibuang kedalam neraka, kedalam api yang tak terpadamkan; ditempat itu ulatnya tidak akan mati dan apinya tidak akan padam. Dan jikalau kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk kedalam hidup dengan timpang, dari pada utuh kedua kakimu dicampakkan kedalam neraka, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan
padam. Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk kedalam kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada engkau bermata dua dicampakkan kedalan neraka dimana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.” Markus 9:43-48.

Catatan: Manusia secara utuh, dimasukkan kedalam neraka. Matius 5:30. Jadi bukan hanya jiwa atau roh yang masuk ke dalam neraka.

14. Berapa lama orang-orang berdosa dibakar?

Laut api yang dimana orang-orang berdosa akan dibinasakan, adalah api yang sama yang dipakai untuk membakar dan menyucikan bumi ini. Hal itu tidak akan berlangsung selama-lamanya, karena Allah akan menciptakan langit baru dan dunia baru bagi orang-orang yang ditebusnya. Baca II Petrus 3:13; Matius 5:5.

15. Apakah arti api yang “tidak terpadamkan” ?

Sejak zaman dulu Allah katakan Ia akan menyalakan api di Yerusalem, “Yang akan memakan habis puri-puri Yerusalem, dan yang tidak terpadamkan.” Yeremia 17:27. Baca II Tawarikh 36:19-21 yang disebutkan sebagai kegenapan Yeremia 17:27. Yerusalem tidak lagi terbakar sekarang. “Tak terpadamkan adalah apa yang tidak dapat dihentikan bagitu saja. Api yang tidak terpadamkan dimaksudkan adalah api itu tidak dapat padam selama tugasnya (membakar habis) belum selesai. Setelah segala sesuatu habis terbakar barulah api itu padam.

16. Apakah yang dimaksudkan dengan api yang kekal?

“Dan Ia akan berkata kepada mereka yang ada disebelah kiriNya: Enyahlah dari hadapanKu, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah kedalam api yang kekal yang telah disediakan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya.” Matius 25:41.

Mari kita bandingkan dengan  Yudas 7  “Sama seperti Sodom dan Gomora dan kora-kota sekitarnya, dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengerjakan kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.” . Api yang menghancurkan kota Sodom dan Gomora tidak lagi menyala saat ini. Di Laut Mati adalah tempat dimana kota itu pernah berdiri tegak. Petrus menyebutkan bagaimana api itu membinasakan kota-kota itu menjadi abu serta melenyapkan mereka. Baca II Petrus 2:6. Jadi yang kekal adalah EFEKNYA bukan LAMANYA.

17.  Mengapa harus kita tolak doktrin nyala api neraka yang kekal ?

Karena:

– Bertentangan dengan Alkitab.

– Ini adalah pemutarbalikan keadilan.

– Akan membuat Allah menjadi musuh yang kejam. Membuat dosa itu kekal.

– Akan membuat Allah di pihak yang kalah dan Setan di pihak yang menang, (yaitu pihak yang jahat tetap tinggal ada, tak dapat dimusnahkan selamanya).

KESIMPULAN
Orang-orang jahat akan dihancurkan seluruhnya. Kehancuran mereka akan kekal. Di seluruh alam semesta ini tidak lagi akan di temukan dosa atau orang berdosa.  Allah tidak akan membiarkan ciptaanNya ternoda untuk selamanya sebagai akibat dari dosa itu. Disinilah protes Allah terhadap mereka yang “menggambarkan” bahwa orang-orang jahat masih tetap tinggal. “Apakah maksudmu menentang Tuhan? Ia akan menghabisi sama sekali; kesengsaraan tidak akan timbul dua kali.” Nahum 1:9. Sama seperti Allah menghancurkan kota Sodom dan Gomorah, yang jahat demikian juga Allah akan menghancurkan mereka yang melawan kepadaNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: