The Laker's X6… Everything, Everywhere, Everytime…

Harapan

Adalah kisah empat lilin, yang satu per satu mulai meleleh dan padam.
Lilin pertama berkata, ”Aku adalah damai, namun manusia tidak mampu
menjaganya. Jadi, lebih baik aku matikan diriku.” Pet!

Lilin kedua mulai berkata, ”Aku adalah iman. Sayang, aku tidak
berguna lagi. Manusia tidak mau mengenalku. Tidak ada gunanya kalau
aku tetap menyala.” Tiupan angin pun mematikannya dalam sekejap.
Ruangan mulai agak gelap.

Lilin ketiga gantian berbicara: ”Aku adalah cinta. Aku tidak lagi
mampu untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan
menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci pada
mereka yang mencintai. Membenci keluarga sendiri.” Lilin ketiga pun
padam.

Tiba-tiba, masuk seorang bocah ke ruangan itu. Perasaan takutnya
menyergap. Dia pun menangis, takut pada gelap. Tangisan itu tak lama,
karena dihentikan oleh lilin keempat. ”Jangan takut dan jangan
menangis. Selama aku masih ada dan menyala, kita akan selalu dapat
menyalakan ketiga lilin lainnya,” kata lilin keempat. Itulah
lilin ”harapan”.

Dan, bocah itu pun menyalakan ketiga lilin yang telah padam. Jadi?
Aku, juga Anda mestinya, tidak perlu mbudek menghadapi keterpurukan
bangsa ini. Kita masih punya titik terang. Kita tak boleh tergoyahkan
oleh hal-hal yang menyesatkan. Orang-orang sukses selalu melawan
kakalahan dan kesengsaraan, tanpa pernah mengenal menyerah dan
kecewa. Juga kita, tentunya!

Dari Pulus Wiranto dalam Reach Your Maxsimum Potensial

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: